Profil

Profil Program Studi Hukum Keluarga Islam

Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Sub Direktorat Kelembagaan Diktis, Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMM adalah salah satu Program Studi terbaik di tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta se-Indonesia.

Di samping itu, berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 1122/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2015 Program Studi ini terakreditasi dengan peringkat A. Lalu pada 7 Juli 2020, beradasarkan Keputusan BAN-PT No. 3804/SK/BAN-PT/AK/S/VII/2020 kembali mendapatkan predikat terbaik (A).

Kini, Program Studi HKI berjuang menjadi Program Studi di bidang Hukum Keluarga Islam yang unggul di Asia Tenggara. Para alumni Program Studi HKI ini bisa berkarir sebagai hakim, jaksa, panitera, pengacara, legal advisor, notaris, mediator, jurnalis hukum dan hukum Islam, analis kebijakan publik, dosen, peneliti, pengajar, staf kementerian atau BUMN dan lain sebagainya.

Para dosen Program Studi HKI yang mengajar berbagai matakuliah hukum, hukum Islam, hukum keluarga Islam, hukum internasional, hukum HAM internasional dan lain sebagainya, adalah para ahli di bidangnya masing-masing, alumni berbagai universitas terbaik di dalam dan luar negeri (Al-Azhar University, Kairo – Mesir; Islamic Call College, Tripoli – Libya; International Islamic University of Islamabad, Pakistan; Malaya University, Kuala Lumpur – Malaysia; National University of Singapore (NUS) Singapura; dan The Australian National University (ANU) Canberra - Australia).

Dalam rangka meningkatkan bidang pendidikan dan penelitian, Program Studi HKI telah menjalin berbagai kerjasama internasional dengan lembaga-lembaga terkemuka di dunia. Hingga tahun ini, tercatat bahwa Program Studi HKI bekerjasama dengan Department of Malay Studies, National University of Singapore (NUS) Singapura, The Robert Schuman Centre for Advanced Studies, European University Institute (EUI) Florence – Italia, Australia-Indonesia Research and Advocacy Network (AIDRAN) La Trobe Law School, La Trobe University – Australia dan Al-Mustafa International University, Qom – Iran.

Dalam mereview naskah-naskah publikasi ilmiah di Ulumuddin: Journal of Islamic Legal Studies, Program Studi HKI bekerjasama dengan Prof. Ahmad Najib Burhani, PhD (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/LIPI; ISEAS and Yusof Ishak Institute, Singapore), Ai Fatimah Nur Fuad, PhD (University of Muhammadiyah Prof Dr Hamka), Prof. Hilman Latief, PhD (University of Muhammadiyah Yogyakarta) Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy (State Institute of Islamic Studies/IAIN Salatiga), Prof. Moncef Ben Abdeljelil, PhD (University of Sousse, Tunisia), Setiyawan Gunardi, PhD (Universiti Sains Islam Malaysia/USIM, Malaysia), Nisar Mohammad Ahmad, PhD (Faculty of Syariah and Law, USIM, Malaysia), Prof. Noor Aisha Abdul Rahman, PhD (National University of Singapore/NUS, Singapore), Dina Afrianty, PhD (La Trobe University, Australia), Azhar Ibrahim Alwee, PhD (National University of Singapore/NUS, Singapore), Prof Muhammad Ali, PhD (The University of California, Riverside, United States) dan Muhammad Rokib (Goethe-Universität, Frankfurt, Germany).

Profil Program Studi HKI secara lebih popular, ada di akun Instagram @hkiumm.

Shared: