Profil

PROFIL PROGRAM STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM



Program Studi Hukum keluarga Islam FAI-UMM
Ketua Program Studi  : Idaul Hasanah, S.Ag., M.H.I.
Kepala Lab. Syari'ah  : Muhammad Arif Zuhri, Lc., M.H.I.

Program Studi Hukum Keluarga Islam bertujuan untuk menghasilkan sarjana Strata Satu di bidang syari'ah dan hukum khususnya di bidang hukum keluarga Islam yang memiliki integritas keilmuan, integritas moral, keahlian advokasi hukum Islam melalui lembaga formal dan non-formal baik secara individual maupun kolektif, serta memiliki kemampuan untuk berdakwah dan berperan serta memajukan kehidupan masyarakat berkemajuan.

Berdirinya Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) pada tanggal 09 Februari 1989, untuk memenuhi harapan masyarakat dalam rangka membangun kualitas perguruan tinggi yang sesungguhnya (The Real University). Prodi HKI FAI-UMM mengembangkan program pembelajaran Bahasa Arab secara intensif pada tahun pertama selama satu tahun. Program ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan Bahasa Arab sebagai alat untuk mempelajari secara mendalam ilmu-ilmu keislaman.

Berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 1122/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2015 menyatakan bahwa Program Studi HKI terakreditasi dengan peringkat A sejak tanggal 31 Oktober 2015 bertujuan mengantarkan mahasiswa ahli di bidang hukum Islam di Indonesia. Program Studi HKI telah melakukan terobosan dengan mengembangkan proses pembelajaran dan kelembagaan agar mampu memberi bekal keilmuan hukum Islam kontemporer kepada calon sarjana hukum Islam, sehingga mereka berkontribusi dalam pengembangan hukum Islam dengan tujuan mencetak Ulama’ Tarjih yang berkemajuan serta mampu memberi solusi terhadap problematika hukum Islam yang dihadapi masyarakat.

Penunjang proses pembelajaran calon sarjana hukum Islam dilengkapi laboratorium Syari'ah sebagai tempat pelatihan dalam berbagai bidang seperti penyelenggaraan haji, perawatan jenazah, praktik menentukan awal bulan Hijriyah dengan metode hisab maupun rukyat, praktikum waris, dan peradilan agama. Di samping itu, Laboratorium Syari'ah juga membuka layanan konsultasi agama dan hukum Islam bagi masyarakat umum, seperti waris, pernikahan, zakat dan lain-lain.

Shared: