Jurusan Syariah
Universitas Muhammadiyah Malang
Jurusan Syariah
Universitas Muhammadiyah Malang

kompetensi lulusan

 Kompetensi Lulusan



1. Kompetensi Utama

Kurikulum inti dan institusi yang telah disusun berlandaskan: pengembangan kepribadian, penguasaan ilmu dan ketrampilan, kemampuan berkarya, sikap dan perilaku dalam berkarya serta pemahaman kaidah kehidupan bermasyarakat,  maka kompetensi utama lulusan program studi adalah:

a.         Memiliki kemampuan penguasaan landasan hukum Islam.

b.        Memiliki keterampilan advokasi hukum dan kepemimpinan agama bagi masyarakat melalui lembaga formal dan non formal.

c.         Dapat mengembangkan ilmu kesyariahan dan hukum Nasional dengan pendekatan interdisipliner untuk reformasi di bidang hukum.

 

2. Kompetensi pendukung.

Berdasarkan berbagai hasil yang disepakati dalam lokakarya  kurikulum,  pelaksanaan kegiatan PKN (di Pengadilan Agama Malang Raya dan  KUA),  Magang Kepengacaraan, pelatihan (Ru’ya Hisab, Pemandian Jenazah), Asisten BTQ dan mata kuliah pilihan yang ada , maka kompetensi pendukung lulusan mahasiswa program studi  Ahwal al-Syakhshiyah   dapat berperan sebagai tenaga yang:

a.         Mempunyai jiwa pengabdian pada masyarakat (terlebih  masyarakat yang  membutuhkan) dan keagamaan secara tulus ihlas dan kesungguhan.

b.        Mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik.

c.         Berjiwa mandiri, fleksibel dan percaya diri.

d.        Performan baik dan menyakinkan pada masyarakat,

e.         Mempunyai kepekaan dan kemampuan menganalisis problem  yang sedang dihadapi.

3. Kompetensi lainnya.

Berdasarkan kurikulum institusi, seperti Komunikasi Dakwah, Manhaj Tarjih, Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan, Hukum Ekonomi Islam dan Hukum Dagang, maka kompetensi lain lulusan adalah dapat berperan sebagai   tenaga yang :

a.         Siap berdakwah untuk  menyampaikan pengetahuan agama dan menjadi khatib maupun mubaligh  kepada masyarakat.

b.        Siap untuk  menjelaskan ketentuan hukum Islam dalam hal konsumsi, prilaku konsumen, produksi dan hak milik.

c.         Siap untuk menjelaskan agama dan urusan dunia, penggunaan akal dalam memahami dalil ibadah, qiyas dan jihad fi sabilillah..     

Shared: